Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Sunday, September 13, 2015

Review : Stepping on The Flying Grass

Galeri Antara Putar Film Gratis!
“Hati-hati sama tahu,” kata bapak Agus Suryowidodo. Kalimat ini menurut gue paling ‘ngena’ dari seluruh dialog dalam film...karena lucu, khawatir sama tahunya.

Gue baru saja selesai menonton film gratis dan terbuka untuk umum di Galeri Antara di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Dalam rangkaian "70th HistoRI Masa Depan" yang turut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Galeri Antara menyajikan pemutaran film gratis dan yang terutama, pameran foto yang merupakan kerjasama arsip foto museum di Belanda.

Sebenarnya rencana ke Jakarta hari Sabtu-yang-pakai-kerja-banget-setengah-hari ini buat nonton salah satu festival film yang rutin tiap tahun diadakan, tapi berhubung salah baca jadwal, gue jadi melipir ke Galeri Antara di Pasar Baru. 

Balik lagi ke filmnya. Judul “Cita-citaku Setinggi Tanah” ini disutradarai Eugene Panji. Setelah baca sinopsisnya di posting-an temen di social media, gue pikir boleh juga lah film ini ditonton. Tokoh utamanya Agus, seorang anak yang masih sekolah dasar dan sedang dapat tugas sekolah untuk menceritakan cita-citanya. Bersama empat temannya, Sri (yang lebih ingin dipanggil Mey), Jono, dan Puji. Keempatnya dalam satu kelas yang sama, dapat tugas yang sama.
Read More

Tuesday, April 21, 2015

Bandung Heritage : Museum KAA

Sumber : google.com
Pekan ini lagi ramai bahas Konferensi Asia Afrika ya? 

Yaudah gue mau cerita sedikit mengenai kunjungan ke Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung. Di awali dengan menyengajakan (membuat sengaja) diri untuk mampir ke Museum KAA karena tiap kali ke Bandung takut nyasar kalau ke sini. Enggak tahu jalan, hehe.

Ditambah tempat ini menghadirkan tur museum virtual (selamat menikmati! :)) yang membuat makin ingin lihat langsung diorama Soekarno sedang pidato. Menurut gue, tur museum virtual semacam google street ini keren banget! Futuristik! Dan sudah sewajibnya diaplikasikan pada seluruh website museum di Indonesia.

Hari itu masih pagi banget. Sama SahabaDs #subgengpetualang (temen-temen SMA gue yang sering kumpul namanya SahabaDs. Dari 11 orang -anggaplahsegitu- ada beberapa yang memang doyan jalan. Jadilah sub geng. Gitu.) melintas di Braga. Jalan-jalan, enggak tahu gimana dipandu sama Andam pokoknya kami sampai aja di samping Gedung KAA. Bagian luarnya memang kayak yang di dalam buku sejarah gitu. Ada tiang-tiang bendera, ada teras dengan berpilar yang kayak di text book jaman SD yang benar-benar enggak ditambahin jarak trotoar, masih asli kayak dulu (kayaknya)!
Read More

Sunday, July 7, 2013

Dr. Soetomo, His Movement and Social Responsiblity

Bangunannya diklaim masih asli dari ratusan tahun lalu. Terbalut cat putih yang dipadu dengan abu-abu. Lantainya juga disebut berasal sejak sekolah itu berdiri. Mayoritas warnanya abu-abu batu. Bukan seperti keramik yang biasa ditemui dengan ragam warna saat ini.

Sementara itu, nuansa Belanda yang megah terlihat di bagian depan. Akses masuk resminya yakni pintu utama gerbang besi setinggi dua meter yang dicat warna abu-abu. Di bagian depannya , ada plang batu bata dicat putih dan bagian kiri pintu masuk ada plang besi yang ukurannya lebih kecil tertulis, “EX STOVIA”.


Read More